Day 9 – Semua Anak adalah Bintang

Anak kecil itu senang dengan sesuatu yang baru. Begitu juga Umar. Siang ini saya kasih 3 lakban padanya. Lakban yang sudah hampir habis itu milik kakeknya. Kebetulan kami lagi di rumah kakeknya.
Tiga lakban ini kemudian dimainkannya. Di gelindingkan kearah saya. Saya tangkap begitu menyentuh kaki saya. Saya gelindingkan balik ke arah Umar. Belum sampai kaki Umar, 1 lakban berhenti dan bergerak memutar. Mungkin karena saya terlalu keras mendorong. Bukannya sedih lakbannya ga sampai ke dia, Umar malah ketawa-tawa cekikikan. Geli melihat lakbannya terguling begitu. Duh senengnya bukan main. Selanjutnya, saya mainkan lakban begitu lagi. Daaan ga bosen-bosennya Umar tertawa lagi dan lagi.

Leave a Reply