Gerakanmu mengalihkan dunia kami, Sayang!

Kurang lebih sembilan bulan terakhir ini, kegiatan favorit saya setiap hari yang nggak pernah terlewat adalah mengelus-elus perut yang semakin hari semakin besar dan mancung. Nggak mengenal siang dan malam, sambil elus perut saya ajak ngobrol makluk Allah yang dititipkan di rahim saya.

Di usia kehamilan 19 minggu saya sudah merasakan gerakannya di dalam rahim saya (baca 🙂 dan menurut literatur yang saya baca, di usia kehamilan 24 minggu indera pendengaran janin sudah mulai berkembang. Meski demikian, sejak trimester pertama kehamilan, saya selalu melakukan rutinitas mengelus dan mengajak ngobrol janin dalam perut saya.

Sayang, kita puasa sebentar ya, habis sholat ied kita makan, jangan mual dulu ya sayang. Kata saya ketika lagi masa-masanya dikit-dikit mabok dan mesti sering-sering ngunyah sebelum sholat ied dulu contohnya. And it works! Saya yang biasanya cepet mual kalau nggak ngunyah, pagi itu bertahan lebih lama dengan kondisi segar bugar nggak mual.

Semakin tua usia kehamilan saya, semakin sering baby di perut saya ajak ngobrol, dan doi selalu merespon dengan gerakan dan tendangan yang selalu membuat saya tertawa dan bahagia. Meski lagi berdua siang hari di rumah tanpa suami, si baby yang selalu menemani dan menjadi teman bicara saya.

Rutinitas ini nggak hanya jadi milik saya, suami juga ketika di rumah ngajak ngobrol dan mengelus-elus perut saya, dan matanya selalu berbinar-binar ketika direspon langsung dengan gerakan dan tendangan dari baby di perut. Aah, gerakanmu mengalihkan dunia kami, Sayang…

Setiap kali mendengar saya atau suami mengaji, baby selalu bergerak merespon. Lebih aktif ketimbang ketika kami perdengarkan rekaman murotal Alquran. Kalau suami ingin merasakan gerakan baby, biasanya doi akan pancing dengan membaca surat dalam Alquran.

Semoga sentuhan dan ucapan-ucapan sayang dari kami sedari baby dalam kandungan ini mengisi tangki emosionalnya sedari dini. Sabar ya sayang, sebentar lagi insyaallah kita bertatap muka dan bersentuhan langsung. Sehat-sehat ya, nak!

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam arisan ke-4 Rumbel Menulis IIP Batam. Terimakasih mama krucils, mbak Erli Oktania yang menentukan tema “Ekspresi Bahasa Kasih Ibu” pada putaran ke-4 arisan.

#arisantulisan #rumbelmenulis #IIPBatam #hamil #pregnancy #38weeks

Leave a Reply