Jurnal 1 – Melacak kekuatan

Kelas Bunda Cekatan

Alhamdulillah setelah 12 bulan menyelesaikan kelas Bunda sayang. Saat ini dimulai kelas lanjutan berikutnya dari Institut Ibu Profesional yaitu kelas Bunda Cekatan. Kelas ini insyaallah akan berlangsung selama enam bulan dengan 4 tahap. Uniknya tahap-tahap ini serupa dengan tahap hidup metamorfosis kupu-kupu yaitu tahap telur-telur, tahap ulat-ulat, tahap kepompong, dan terakhir tahap kupu-kupu.

Jangan Lupa Bahagia

Yap, “Jangan lupa bahagia” begitu judul materi berbentuk video dari Bu Septi Peni Wulandani di Minggu pertama ini. Plis jangan tanya siapa beliau ya. Silahkan tanya rumput yang bergoyang kalau belum tahu.

Melalui “dongengnya” salah satunya beliau menyampaikan bahwa banyak perempuan yang lupa potensinya setelah menikah. Sibuk dengan peran barunya sebagai istri, ibu atau menantu di keluarga besar. Sehingga peran dan minatnya sebelum menikah seolah tenggelam.

Di Minggu pertama ini mahasiswa bunda cekatan mendapat tugas untuk melacak kekuatan diri untuk menjadi seorang bunda yang cekatan. Dimulai dari mendata apa saja aktivitas yang kita jalani sesuai peran dan mengelompokkannya ke dalam 4 kuadran. Berikut punya saya :

Kuadran Pengelompokan Aktivitas

Setelah mengelompokkan, pilih maksimal 5 yang kita suka dan kita bisa. Tentunya yang mendatangkan kebahagiaan kita. Kebahagiaan kan menular ya, kalo Ibu bahagia insyaallah suami dan anak akan bahagia 🙂

Nih punya saya. Setelah di oret-oret banyak sih list-nya sebenarnya. Berhubung diminta tentukan 5, berikut saya pilih :

5 Pijakan Kegiatan yang membahagiakan

Leave a Reply