Klarifikasi Kekhawatiran

Dua Minggu belakangan ini saya aktif ngepost satu tulisan setiap hari di blog sebagai tantangan materi Komunikasi produktif di kelas Bunda Sayang IIP (Institut Ibu Profesional). Pagi ini saya berkontemplasi mengenai dua Minggu belakangan ini, bagaimana hubungan komunikasi saya dan suami sebagai partner praktek komunikasi produktif dan bagaimana rutinitas saya mengerjakan laporan tantangan dalam bentuk tulisan seperti ini. Ternyata mayoritas tulisan yang saya buat saya kerjakan di malam hari, mengambil waktu istirahat, setelah saya dan suami ngobrol ba’da isya. Komunikasi produktif yang saya lakukan biasanya di waktu-waktu ini. Alhasil tulisan baru saya kerjakan di atas jam 9 malam. Maklum, dari pagi hingga sore suami bekerja.
Setelah melihat rutinitas dua minggu ke belakang tersebut pagi tadi saya merasa minta maaf ke suami. Khawatir dua minggu belakangan saat saya mengambil waktu ngobrol kami untuk mengerjakan tulisan membuatnya merasa dicuekin atau merasa tak nyaman. Pagi tadi sambil menemaninya sarapan dan menyuguhkan susu Milo kesukaannya saya sampaikan ke khawatiran saya pelan-pelan. Lalu mengklarifikasi dengan bertanya apakah selama dua minggu ini rutinitas baru saya mengerjakan tulisan untuk tantangan kelas Bunda Sayang mengganggunya. Alhamdulillah sambil tersenyum suami menjawab sama sekali tak keberatan apalagi merasa terganggu. Meski demikian, saya sampaikan padanya untuk terus mengingatkan saya jikalau nanti rutinitas saya justru mengganggunya atau jadi mudharat kedepannya. Semoga saja tidak.
#hari16
#gamelevel1
#tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Leave a Reply