lewat balkon belakang

_MG_9235
dokumentasi pribadi

 

Hai!

Sebagian orang punya tempat-tempat favorit yang dijadikan sebagai tempat mencari inspirasi, merenung, menenangkan diri. Apapun itu istilahnya. Tempat untuk memanjakan mata sekaligus menenangkan diri, mencari inspirasi dan menyegarkan diri. Tempat dimana ketika berada disana, pikiran bisa adem, tenang. Ketika berada disana, yang dipikirkan hanya hal-hal yang menyenangkan dan memotivasi. Pun ketika yang terpikirkan adalah masalah, raasanya masalah tersebut jadi jauh lebih ringan. Rasa syukur ringan mengalir diantara selipan masalah dan kilas balik memori. Gambar diatas merupakan pemandangan salah satu tempat favorit saya. Beruntungnya, lokasinya tepat di balkon belakang rumah saya. hampir setiap hari saya menyempatkan diri duduk manis melihat pemandangan semacam ini di balkon belakang rumah. Dan pemandangan ini semakin indah ketika semakin lama saya nggak melihatnya. Beberapa tahun lalu saya merantau melanjutkan pendidikan ke sebrang pulau. Ketika pulang, sudah pasti, ritual yang sering dilakukan adalah duduk manis menikmati langit dan sekitarnya dari tempat ini. Perasaan-perasaan tidak menyenangkan yang terjadi hari itu, sorenya ketika menatap langit-langit seperti ini, ringan seakan hilang. Lewat rasa itu, banyak hal terlihat dari sudut yang berbeda. Terimakasih Allah, Tuhan semesta alam.

Diluar dari tempat favorit dan ritual-ritual yang dilakukan ketika berada disana, untuk mencari perasaan serupa ternyata nggak harus di tempat favorit itu. Perasaan syukur, adem, ringan, bisa di dapat dimana aja, kapan aja. Terimakasih Allah, Tuhan semesta alam.

 

Leave a Reply