Tugas review dari suami

Siang hari saya sempat mengirimkan link artikel ke suami, artikel mengenai perlu tidaknya menggunakan bantal bagi bayi. Mengirimkannya artikel dengan maksud supaya ia membacanya diselang waktu istirahat  dan bisa sejalan dengan saya bahwa bayi ga perlu menggunakan bantal. Sebagaimana yang selama ini saya pahami dan lihat dari kerabat dekat.
Sayang di sayang eh ternyata artikel ngga dibaca. Doi langsung respon dan menyampaikan ga mau membaca link dari saya tapi maunya langsung dengar dari saya. Oke, peer buat saya bertambah untuk mereview artikel tersebut dan menceritakannya ke doi.
Sehabis isya, peer saya ditagihnya. Momen ngobrol malam ini dibuka dengan tagihan tugas darinya. Sebenarnya saya lebih senang doi mau membaca langsung artikel yang berisi alasan dan fakta-fakta mengenai penggunaan bantal pada bayi. Tapi ngotot minta ia membaca sepertinya bukan pilihan tepat saat ini. Meski awalnya agak malas, akhirnya saya paksakan diri menceritakan ulang isi artikel padanya. Sepotong-sepotong tak terburu-buru, sambil sesekali menunggunya memberikan respon langsung atas kalimat yang saya sampaikan padanya.
Singkat cerita, saya dan suami akhirnya bisa sejalan dan sependapat soal bantal untuk bayi ini. Demi bersiap menjadi orangtua, masing-masing kami berusaha untuk belajar bersabar dalam membekali diri dengan ilmu. Saya pun malam ini belajar untuk menyesuaikan diri tidak selalu memaksakan keinginan sendiri. Menyampaikan pandangan saya pada suami dengan cara yang tepat dan nyaman sehingga komunikasi bisa produktif.
#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Leave a Reply